Bogor, Media Origin Bogor – Aksi dugaan pencurian dua unit baterai litium pada salah satu tower telekomunikasi di kawasan Jalan Pajajaran 1, RT 03 RW 01, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, terjadi pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke lokasi, aksi tersebut diduga dilakukan oleh tiga orang pria. Para pelaku diduga datang secara bersama-sama dan membagi peran saat menjalankan aksinya.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV, para pelaku diduga hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk membawa kabur dua unit baterai litium yang merupakan bagian dari sistem catu daya tower telekomunikasi. Setelah berhasil mengambil kedua baterai tersebut, para pelaku meninggalkan lokasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Indosat mendatangi lokasi tower yang berada di samping PKBM JB untuk melakukan pengecekan sekaligus meminta izin membuka rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.
Perwakilan Indosat kemudian berkoordinasi dengan pihak PKBM JB yang diwakili oleh Muhamad Wais Lopa. Akses rekaman CCTV diberikan setelah memperoleh izin dari Ketua Yayasan, Herman Suherman, sehingga pihak Indosat dapat menelusuri rekaman sebagai bagian dari upaya mengumpulkan informasi terkait dugaan pencurian tersebut.
Rekaman CCTV memperlihatkan aktivitas para pelaku saat memasuki area sekitar tower hingga membawa keluar benda yang diduga merupakan baterai litium. Rekaman tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu barang bukti yang membantu aparat kepolisian dalam proses penyelidikan dan pengungkapan identitas para pelaku.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang mengarah ke lokasi, aksi tersebut diduga dilakukan oleh tiga orang pria. Para pelaku diduga datang secara bersama-sama dan membagi peran saat menjalankan aksinya.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV, para pelaku diduga hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk membawa kabur dua unit baterai litium yang merupakan bagian dari sistem catu daya tower telekomunikasi. Setelah berhasil mengambil kedua baterai tersebut, para pelaku meninggalkan lokasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Indosat mendatangi lokasi tower yang berada di samping PKBM JB untuk melakukan pengecekan sekaligus meminta izin membuka rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.
Perwakilan Indosat kemudian berkoordinasi dengan pihak PKBM JB yang diwakili oleh Muhamad Wais Lopa. Akses rekaman CCTV diberikan setelah memperoleh izin dari Ketua Yayasan, Herman Suherman, sehingga pihak Indosat dapat menelusuri rekaman sebagai bagian dari upaya mengumpulkan informasi terkait dugaan pencurian tersebut.
Rekaman CCTV memperlihatkan aktivitas para pelaku saat memasuki area sekitar tower hingga membawa keluar benda yang diduga merupakan baterai litium. Rekaman tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu barang bukti yang membantu aparat kepolisian dalam proses penyelidikan dan pengungkapan identitas para pelaku.