Media Origin Bogor – Di lingkungan Universitas Ibn Khaldun Bogor, nama R. Muhajir Affandi, S.Pd., M.Pd. atau yang akrab disapa Abah Muhajir bukanlah sosok yang asing. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai pendidik, motivator, sekaligus pembina mahasiswa yang aktif mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di kampus tersebut.
Berbeda dengan figur publik yang sering menghiasi pemberitaan nasional, Abah Muhajir lebih banyak dikenal melalui kiprahnya di dunia akademik, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. Jejak pengabdiannya terekam dalam berbagai kegiatan resmi Universitas Ibn Khaldun Bogor maupun karya ilmiah yang dipublikasikan di lingkungan akademik.
Mengemban Amanah di Lingkungan UIKA
Dalam Pedoman Akademik Universitas Ibn Khaldun Bogor, R. Muhajir Affandi tercatat sebagai Staf Ahli Rektor, sebuah posisi yang berperan memberikan masukan strategis bagi pengembangan institusi. Sebelumnya, ia juga dipercaya mengemban sejumlah tugas kepemimpinan di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), termasuk dalam bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan dakwah.
Kepercayaan yang diberikan kepadanya mencerminkan konsistensi pengabdiannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pembinaan karakter mahasiswa.
Aktif Menjadi Motivator Pendidikan
Selain menjalankan tugas akademik, Abah Muhajir juga dikenal sebagai motivator pendidikan. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian publik adalah ketika ia memberikan pelatihan motivasi kepada siswa kelas XII MAN 1 Kota Bogor menjelang Asesmen Madrasah.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan UIKA Bogor tersebut, ia menyampaikan pentingnya membangun semangat belajar, kedisiplinan, serta kesiapan mental peserta didik dalam menghadapi ujian. Program tersebut menjadi bagian dari pengabdian kampus kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah.
Berdakwah Melalui Pendidikan
Kiprah Abah Muhajir juga terlihat dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan kampus. Saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UIKA Bogor, ia dipercaya menjadi salah satu penceramah bersama tokoh akademisi lainnya.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak sivitas akademika memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan kampus.
Konsisten Mendorong Budaya Literasi
Di bidang akademik, Muhajir Affandi aktif menulis karya ilmiah. Salah satu penelitiannya berjudul "Edukasi Minat Budaya Literasi untuk Anak-anak Desa Sukaharja", yang diterbitkan dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat UIKA Jaya.
Melalui penelitian tersebut, ia bersama tim mengangkat pentingnya membangun budaya membaca sejak usia dini sebagai bagian dari penguatan Gerakan Literasi Nasional. Penelitian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Menghubungkan Kampus dan Masyarakat
Peran Abah Muhajir tidak hanya berada di ruang kelas. Dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan di Kota Bogor, ia juga dipercaya menjadi narasumber, termasuk pada kegiatan pembinaan manajemen majelis taklim dan nadzir wakaf yang melibatkan unsur pemerintah daerah.
Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa perannya tidak hanya terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga dalam penguatan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Menginspirasi Melalui Pengabdian
Di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, sosok R. Muhajir Affandi dikenal lebih memilih membangun pengaruh melalui pembinaan karakter, pendidikan, dan dakwah daripada mencari popularitas.
Dedikasinya dalam mendampingi mahasiswa, mengembangkan budaya literasi, memberikan motivasi kepada generasi muda, hingga aktif dalam kegiatan sosial keagamaan menunjukkan komitmen bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter.
Bagi banyak mahasiswa dan alumni UIKA Bogor, Abah Muhajir bukan hanya seorang dosen atau pejabat kampus, melainkan sosok pembimbing yang dikenal dekat dengan mahasiswa dan konsisten mendorong lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.